Kode berlogo memakai koreksi kesalahan tingkat H: kode tetap terbaca meski sekitar tiga puluh persen polanya tertutup. Cadangan itulah yang dipakai logo, jadi jangan melebihi lingkaran yang ditandai.
Contoh penggunaan
- Poster dan kemasan bermerek.
- Papan nama toko dan armada kendaraan.
- Presentasi dan materi pemasaran.